Petani Tulen - Penulis Agrohorti Petani Tulen  ·

Hara Siap Majukan Pertanian Melalui Blockchain

Hara Siap Majukan Pertanian Melalui Blockchain
#Blockchain #Pertanian #Teknologi

Hara merupakan industri teknologi yang diciptakan oleh Regi Wahyu, saat ini Hara ingin mengajak para pemangku kepentingan dalam industri pertanian, seperti petani, pemasar, asesor, hingga bank, untuk berbagi data guna meningkatkan kualitas industri secara keseluruhan melalui blockchain.

Apa itu blockchain? Blockchain adalah sebuah teknologi yang dikenalkan bersama dengan Bitcoin oleh salah satu seorang atau kelompok yang menamakan dirinya Satoshi Nakamoto yang mana awalnya teknologi ini di gunakan untuk mencatat transaksi keuangan dari bitcoin.

Industri pertanian di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyebutkan nilai ekspor agrikultur Indonesia pada tahun 2017 mencapai Rp440 triliun.

Startup ini (Hara) berupaya membantu mengatasi permasalahan dengan menyediakan sarana pertukaran data melalui blockchain bagi berbagai partisipan dalam industri pertanian, mulai dari petani, bank, pemasar, perusahaan asuransi, serta credit scoring. Dengan begitu informasi mengenai potensi dan hambatan stackholder pada insutri pertanian bisa didokumentasikan dan diakses secara terbuka.

Apa saja program dari hara?

  1. Pihak yang berbagi data dan berkontribusi dalam platform HARA akan diganjar dengan sejumlah token.

  2. Token tersebut dapat ditukar dengan berbagai produk atau layanan tertentu pada mitra usaha yang telah bekerja sama.

  3. Tak hanya pertanian, HARA juga tengah melirik sektor industri lain yang dapat diuntungkan dengan kehadiran teknologi blockchain.

“Melalui teknologi blockchain, akan memberikan dampak positif bagi sektor pertanian di Indonesia dan mendukung Indonesia mencapai visinya sebagai lumbung pangan dunia pada 2045,” ujar Regi.

Sumber Referensi : Tech in Asia


Bagikan di :

 

Fenomena Es di Dataran Tinggi Dieng Perkembangan Pertanian Organik di Indonesia